Meskipun masih berusia dini, Raja Ampat mampu menyedot wisatawan mancanegara sebanyak 5 ribu orang per tahun pada 2009. Targetnya, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 6 ribu di tahun 2010.
Meskipun masih berusia dini, Raja Ampat mampu menyedot wisatawan mancanegara sebanyak 5 ribu orang per tahun pada 2009. Targetnya, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 6 ribu di tahun 2010.
ILMUWAN Inggris Dr Mark Gasson mengklaim telah menjadi orang pertama di dunia yang terinfeksi virus komputer. Gasson, dari University of Reading, terkontaminasi lewat chip komputer yang dimasukkan ke dalam tangannya.
Perangkat itu, yang memungkinkan dia untuk melewati pintu keamanan dan mengaktifkan ponsel, adalah versi canggih dari chip ID yang digunakan untuk menandai hewan peliharaan dan hewan lainnya. Dalam beberapa percobaan, Dr Gasson mampu menunjukkan bahwa chip tersebut mampu meneruskan virus komputer ke sistem kontrol eksternal. Jika chip implan lainnya kemudian dihubungkan ke sistem, chip ini juga akan rusak.
Temuannya memiliki implikasi penting bagi masa depan ketika alat medis seperti alat pacu jantung dan implan koklea menjadi lebih canggih. Di masa depan mereka bisa mengambil risiko terkontaminasi oleh implan dari manusia lainnya.
"Bersama manfaat dari jenis teknologi ini, ada risiko. Kita mungkin berhasil meningkatkan diri dalam beberapa hal. Tapi, banyak kemajuan teknologi lain, misalnya ponsel, membuat kita menjadi rentan terhadap risiko, seperti masalah keamanan dan virus komputer," ujar Dr Gasson.
"Ini jenis teknologi yang telah dikomersialisasikan di Amerika Serikat seperti jenis gelang tanda medis. Jika Anda ditemukan tak sadarkan diri, Anda dapat dipindai dan riwayat medis Anda diketahui."
Kekhawatiran yang diangkat oleh Dr Gasson juga menjadi perhatian para ilmuwan lain. Profesor Rafael Capurro dari Etika Informasi, Steinbeis-Transfer-Institut, di Jerman mengatakan kepada BBC, "Jika seseorang bisa mendapatkan akses online ke implan Anda, ini bisa menjadi serius," katanya.
Profesor Capurro dalam sebuah studi etika pada 2005 bagi Komisi Eropa melihat perkembangan implan digital dan penyalahgunaannya. "Dari sudut pandang etika, pengawasan implan dapat bersifat positif dan negatif," katanya. "Pengawasan dapat menjadi bagian dari perawatan medis, tetapi jika seseorang ingin melakukan kejahatan kepada Anda, bisa menjadi masalah."
Dr Gasson mengajar di Teknik Sistem University of Reading akan menyajikan hasil penelitiannya di Simposium Internasional Teknologi dan Masyarakat di Australia bulan depan. Profesor Capurro juga akan berbicara pada acara tersebut.
--> http://www.mediaindonesia.com/read/2010/05/31/145909/45/7/Manusia-Bisa-Terkena-Virus-Komputer
Ada dua proses pembuatan film animasi, diantaranya adalah secara konvensional dan digital. Proses secara konvensional sangat membutuhkan dana yang cukup mahal, sedangkan proses pembuatan digital cukup ringan. Sedangkan untuk hal perbaikan, proses digital lebih cepat dibandingkan dengan proses konvensional. Tom Cardon seorang animator yang pernah menangani animasi Hercules mengakui komputer cukup berperan. "Perbaikan secara konvensional untuk 1 kali revisi memakan waktu 2 hari sedangkan secara digital hanya memakan waktu berkisar antara 30-45 menit."[1] Dalam pengisian suara sebuah film dapat dilakukan sebelum atau sesudah filmnya selesai. Kebanyakan dubbing dilakukan saat film masih dalam proses, tetapi terkadang seperti dalam animasi Jepang, sulih suara justru dilakukan setelah filmnya selesai dibuat.
2Dimensi
Celluloid (konvensional)Teknik Celluloid (terkadang disebut menjadi cell) ini merupakan teknik mendasar dalam pembuatan film animasi klasik. Setelah gambar mejadi sebuah rangkaian gerakan maka gambar tersebut akan ditransfer keatas lembaran transparan (plastik) yang tembus pandang/ sel (cell) dan diwarnai oleh Ink and Paint Departement. Setelah selesai film tersebut akan direkam dengan kamera khusus, yaitu multiplane camera didalam ruangan yang serba hitam.
Objek utama yang mengeksploitir gerak dibuat terpisah dengan latar belakang dan depan yang statis. Dengan demikian, latar belakang (background) dan latar depan (foreground) dibuat hanya sekali saja. Cara ini dapat menyiasati pembuatan gambar yang terlalu banyak.
3Dimensi
Bagian ini membutuhkan pengembanganTiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). Saat ini video card menggunakan variasi dari instruksi-instruksi yang ditanamkan dalam video card itu sendiri (bukan berasal dari software) untuk mencapai hasil grafik yang lebih realistis dalam memainkan game komputer.


